Bono adalah sebutan untuk gelombang atau ombak yang terjadi di Muara Sungai Kampar, Provinsi Riau.
Ombak Bono Sungai Kampar merupakan satu fenomena alam akibat adanya pertemuan arus sungai menuju laut dan arus laut yang masuk ke sungai akibat pasang. Pertemuan Kedua Arus ini lah yang mengakibatkan terciptanya Ombak Dengan Gelombang yang sangat panjang dan besar.

Loading...

Foto : Ombak Bono Sunga Kamar (Dok : garage.com.au)

www.suarapku,id, Panjang gelombang Bono di sungai Kampar ini bisa mencapai 40 hingga 50 Km dengan ketinggian Ombak mencapai 7 meter dan biasanya di tandai dengan suara gemuruh. Lazim nya Ombak hanya terjadi di Laut atau pun Danau.

Fenomena Ombak Sungai hanya ada Dua (2) di dunia yaitu di Sungai Amazon Benua Amerika dan di Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Indonesia. Jadi betapa sangat beruntungnya Negara Indonesia, terutama Warga Sekitaran Kampar-Provinsi Riau.
Julukan “The Seven Ghost” disematkan para wisatawan kepada Ombak Bono karena dalam setiap pergerakan Ombak/Arus terdapat 7 GELOMBANG berjajar yang saling beriringan.

Foto : Pergerakan Ombak Bono yang Panjang ( dok : sportourism.id)

Bagi penduduk Asli daerah Kuala Kampar, tidak aneh bila anak-anak, remaja dan juga orang dewasa menjadikan bono sahabat untuk bermain. Mereka sudah terbiasa sejak kecil. Hampir setiap Hari Para Orangtua Mengajak Anak Anak Mereka Untuk Belajar dan Beradaptasi dengan Ombak Bono.

Foto : Para Peselancar Profesional sedang menikmati Ombak Bono (dok: asn.id)

Biasanya tempat para warga sekitar untuk bermain bono adalah di tempat-tempat yang mana ombak bono tidak terlalu besar, biasa nya itu terdapat di dalam anak-anak Sungai Kampar yang memiliki Bono, seperti misalnya Sungai Sangar, Turip, Serkap, Kutub dan Sungai Kerumutan. Permainan ini memiliki resiko yang sangat besar, salah perhitungan perahu dapat terhempas bono ke tebing sehingga hancur . Tetapi para warga sudah sangat berpengalaman sejak kecil, para pemain bono ini sudah mengetahui betul dimana tempat yang aman bermain bono.